AirAsia Berhard percaya diri memasuki
persaingan penerbangan low cost carrier di India. Maskapai penerbangan
milik taipan Tony Fernandes ini memang berencana ekspansi ke India. Di
sisi lain, industri penerbangan sekarang ini memang sedang dicoba dengan
persaingan harga dan tingginya biaya operasional. “Kami telah mengambil
banyak waktu untuk mempelajari pasar (India) ini, dan kita merasa bahwa
kita adalah maskapai yang menjual tiket dengan harga yang sangat murah.
Dan banyak maskapai penerbangan lain baru memulai hal ini (bersaing di
low cost carrier), dan itu memberi kami kepercayaan diri,” ucap CEO
AirAsia Tony Fernandes kepada CNBC, Rabu (27/2/2013).
Tampilkan postingan dengan label Boeing 737. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Boeing 737. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 Maret 2013
..Sukhoi Superjet (SSJ) 100 Akan Beroperasi di Wilayah Timur Indonesia
Jumat, 22 Februari 2013
..Garuda Indonesia Tercatat Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu Sepanjang 2012
Garuda Indonesia tercatat sebagai
maskapai paling tepat waktu sepanjang 2012. On time performance maskapai
BUMN ini tertinggi dibandingkan dengan enam maskapai lainnya, yakni
84,96% sepanjang 2012. Kementerian Perhubungan mencatat dari enam
maskapai penerbangan berjadwal dengan market share (pangsa pasar)
domestik di atas 3%, Garuda Indonesia meraih angka on time performance
(OTP) atau ketepatan waktu tertinggi. “Sepanjang tahun lalu Garuda
mencatat OTP 84,96%, dengan posisi tertinggi pada Januari yang mencapai
90,57%,” kata Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara
Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, Rabu (6/2/2013).
Dia menjelaskan setelah Garuda, OTP
tertinggi kedua diraih Wings Air (anak usaha Lion Air),
Label:
Air Bus,
Aircraft Technology,
Astraeus,
Boeing,
Boeing 737,
Boeing Air Plane,
Centinental,
Citilink,
Continental,
Douglas DC-9,
F-15,
Garuda Indonesia
Kamis, 14 Februari 2013
A319CJ Menjadi Pesawat Presidensial Dan Pesawat Resmi Bagi Beberapa Negara
Pesawat ini adalah versi jet korporat dari A319. Pesawat ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar tambahan yang dapat dilepas yang dipasang di ruang kargo, dan dengan ketinggian operasi hingga 41.000 kaki (12,000 m). Jarak tempuh dengan muatan 8 penumpang dan empat tangki bahan bakar standard adalah sejauh 6.000 mil laut (11.100 km). Saat dijual kembali pesawat ini dapat diubah menjadi A319 standard dengan melepas tangki bahan bakar tambahan dan tampilan kabin korporat, sehingga meningkatkan harga jual kembali. Pesawat ini juga dikenal sebagai ACJ, atau Airbus Corporate Jet. Diproduksi oleh Airbus Executive and Private Aviation, yang merupakan bagian dari Airbus S.A.S., sebuah perusahaan EADS.
Langganan:
Postingan (Atom)