PT Garuda Indonesia Tbk akan melayani
penerbangan Jakarta-Perth yang merupakan penerbangan codeshare antara
maskapai penerbangan milik negara tersebut dengan Etihad Airways. Jadwal
penerbangan akan disesuaikan dengan penerbangan dari dan menuju Abu
Dhabi untuk memudahkan akses penumpang Garuda dan Etihad dari Timur
Tengah dan Eropa menuju Australia bagian barat dan sebaliknya.
Tampilkan postingan dengan label Continental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Continental. Tampilkan semua postingan
Selasa, 05 Maret 2013
Garuda Indonesia dan Etihad Airways Kerjasama Layani Penerbangan Jakarta-Perth
Jumat, 22 Februari 2013
..Spesifikasi Pesawat PZL I-22 Iryda
PZL I-22 Iryda, PZL M-93 Iryda, PZL M-96
Iryda adalah pesawat jet latih bermesin ganda buatan Polandia untuk
menggantikan TS-11 Iskra. Program ini akhirnya dibatalkan karena
berbagai kendala.
Label:
Air Bus,
Aircraft Technology,
Centinental,
Continental,
Douglas DC-9,
F-35,
Garuda Indonesia,
Jet tempur,
pesawat tempur,
Pesawat Terbang,
Pesawat Terbang Termahal,
World Air Craft
..Airbus A320 Merupakan Pesawat Penumpang Pertama Dengan Sebuah Sistem Kendali fly-by-wire Digital
Airbus A320 adalah
jenis kelompok pesawat penumpang komersial jarak dekat sampai menengah
yang diproduksi oleh Airbus. A320 merupakan pesawat penumpang pertama
dengan sebuah sistem kendali fly-by-wire digital, di mana pilot
mengendalikan penerbangan melalui penggunaan sinyal elektronik dan bukan
secara mekanik dengan hendel dan sistem hidraulik. Kelompok pesawat
A320 (yang termasuk A318, A319, A320, dan A321, serta pesawat jet bisnis ACJ) adalah satu-satunya kelompok pesawat berbadan sempit (narrow-body) yang diproduksi Airbus.
Pada 31 January 2011, total 4552 pesawat
Airbus A320 family telah dikirim, dimana 4467 masih aktif dalam
penerbangan. Sebagai tambahan, masih terdapat 2404 pesawat yang masih
dalam pesanan pasti. Berdasarkan informasi Airbus, pesawat ini menjadi
pesawat penumpang jet komersial yang paling cepat terjual berdasarkan
catatan tahun 2005 hingga 2007, dan menjadi penjualan terbaik pesawat
generasi tunggal. Di Indonesia, salah satu operatornya adalah Indonesia
AirAsia dan Mandala Airlines.
A320 adalah evolusi dari studi JET (bahasa Inggris: Joint European Transport/Transporter
Terpadu Eropa) yang dimulai Juni 1977dan berbasis di situs milik BAe
(sebelumnya Hawker Siddeley) di Weybridge, Surrey, U.K.. Tim Hawker
Siddeley sebelumnya memproduksi sebuah rancangan yang disebut HS.134
“Airbus” tahun 1965, sebuah evolusi dari HS.121 (sebelumnya DH.121) Trident,
yang banyak berbagi banyak rancangan terakhir studi rancangan JET3.
Nama “Airbus” pada saat itu hanya sebagai nama yang diberikan untuk
kepentingan BEA, daripada program internasional berikutnya.
..Garuda Indonesia Tercatat Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu Sepanjang 2012
Garuda Indonesia tercatat sebagai
maskapai paling tepat waktu sepanjang 2012. On time performance maskapai
BUMN ini tertinggi dibandingkan dengan enam maskapai lainnya, yakni
84,96% sepanjang 2012. Kementerian Perhubungan mencatat dari enam
maskapai penerbangan berjadwal dengan market share (pangsa pasar)
domestik di atas 3%, Garuda Indonesia meraih angka on time performance
(OTP) atau ketepatan waktu tertinggi. “Sepanjang tahun lalu Garuda
mencatat OTP 84,96%, dengan posisi tertinggi pada Januari yang mencapai
90,57%,” kata Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara
Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo, Rabu (6/2/2013).
Dia menjelaskan setelah Garuda, OTP
tertinggi kedua diraih Wings Air (anak usaha Lion Air),
Label:
Air Bus,
Aircraft Technology,
Astraeus,
Boeing,
Boeing 737,
Boeing Air Plane,
Centinental,
Citilink,
Continental,
Douglas DC-9,
F-15,
Garuda Indonesia
Kamis, 14 Februari 2013
Sejarah Pesawat Boeing 737
Boeing 737 adalah pesawat komersial untuk penerbangan jarak dekat dan sederhana. Pertama kali dibuat pada tahun 1967, Boeng 737 adalah produk Boeing yang paling laku dengan penjualan sebanyak 6000 buah.Boeing juga meraup banyak rejeki dari pesawat ini karena ini pesawat paling terlaris di dunia
Pada era 60-an, pesawat penumpang berkapasitas rendah dan jarak dekat didominasi oleh BAC 1-11 dan Douglas DC-9. Boeing ketika itu dapat dikatakan tertinggal dibanding dengan pesaing-pesaingnya dalam pembuatan pesawat berjarak dekat. Pada 1964, Boeing memulai program pembuatan 737 tetapi, untuk menghemat waktu Boeing menggunakan rancangan Boeing 707 dan Boeing 727 dalam pembangunan 737. Hal ini adalah satu kelebihan bagi 737 karena lebar fuselage 737 yang didesain ini mampu memuat enam tempat duduk, lebih satu dari BAC 1-11 dan Douglas DC-9.
Senin, 11 Februari 2013
Fungsi Sistem Navigasi Pada Pesawat Terbang
Semua pesawat terbang dilengkapi dengan
sistem navigasi agar pesawat tidak tersesat dalam melakukan penerbangan.
Panel-panel instrument navigasi pada kokpit pesawat memberikan berbagai
informasi untuk sistem navigasi mulai dari informasi tentang arah dan
ketinggian pesawat. Pengecekan terhadap instrument sistem navigasi harus
seteliti dan seketat mungkin.
Sebagai contoh kejadian yang menimpa
pesawat Adam Air pada bulan pebruari 2006 sewaktu menjalani penerbangan
dari bandara Soekarno Hatta menuju bandara Hasanudin di Makasar.
Ketidaktelitian pihak otoritas penerbangan yang mengijinkan pesawat Adam
Air terbang dengan sistem navigasi yang tidak berfungsi menyebabkan
Pesawat Adam Air berputar-putar di udara tanpa tahu arah selama tiga
jam, sebelum mendarat darurat di bandara El Tari Nusa Tenggara Timur.
Kesalahan akibat tidak berfungsinya system navigasi adalah kesalahan
yang fatal dalam dunia penerbangan. Sanksi yang diberikan adalah
dicabutnya ijin operasi bagi maskapai penerbangan yang melanggar.
Sabtu, 09 Februari 2013
Citilink Indonesia Will Increase Frequency of Flights Ahead of Eid 2012
Citilink Indonesia
will increase the frequency of flights. It was done before the month of
Ramadan and Eid 2012. Citilink Indonesia CEO Arif Wibowo explained to the
new Citilink currently serves approximately 56 flight frequencies. The
route is through Jakarta and Surabaya to Batam, Banjarmasin, Denpasar,
Balikpapan, Medan and Makassar. "This month has been increased to 72
the frequency of flights and the next month will be the 86th flight
frequency," Arif said after the signing of a joint after-Citilink Bank
Mandiri in Jakarta Citicon Tower.
Jumat, 08 Februari 2013
Sejarah Pesawat Terbang
Pasti Anda sudah sangat mengenal kendaraan yang satu ini. Atau malah mungkin ada yang sudah berkali-kali naik pesawat terbang. Namun, pernahkah terbayang dalam pikiran Anda bagaimana awal mulanya pesawat terbang diciptakan? Siapakah orang-orang yang pertama kali menemukan pesawat terbang? Seperti apakah bentuk pesawat terbang ketika awal di ciptakan? Yuks mari kita lihat bagaimana sejarah pesawat terbang dari awal diciptakan.
Daftar Pesawat Terbang Yang Gagal Diproduksi
1. TUPOLEV TU-144
Pesawat yang mirip dengan Concorde ini adalah pesawat supersonic pertama yang dibuat Rusia yang mencapai kecepatan March 2 (2 kali kecepatan suara), pesawat yg dijuluki “Concordski” ini begitu cepat namun tertimpa kesialan yg bertubi-tubi, 3 pesawat jatuh salah satunya jatuh ketika beraksi di Paris Air Show 1973 yg disaksikan beribu pasang mata. Suatu kecelakaan yg dramatis sehingga pesawat ini akhirnya hanya dijadikan sebagai pesawat pengantar surat oleh pemerintah Rusia, pada tahun 1985 pesawat ini berhenti mengudara.
Kotak Hitam Sukhoi Superjet 100 Ditemukan
Kotak hitam pesawatSukhoi Superjet 100 yang jatuh di hutan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat penemuan ekor pesawat. “Memang benar kotak hitam sudah ditemukan oleh anggota tim Kopasus dan Federasi Panjat Tebing Indonesia yang melakukan pencarian. Kotak ini ditemukan berjarak 100 meter dari posisi ekor pesawat,” kata Komandan Korem 061/Suryakancana, Kol Inf AM Putranto, saat dihubungi, Selasa malam.
Label:
Air Bus,
Aircraft Technology,
Astraeus,
Boeing,
Boeing 727,
Citilink,
Continental,
Douglas DC-9,
Garuda Indonesia,
Pesawat Dunia,
Pesawat Terbang,
Pesawat Terbang Dunia,
Technology Air Craft,
World Air Craft
FDR Sukhoi Ditemukan Sekitar 20 Meter Dari Ekor Pesawat
Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya Daryatmo mengatakan, dengan ditemukannya perekam data penerbangan atau FDR pesawat Sukhoi Superjet 100, maka proses evakuasi menyeluruh selesai. “Sehubungan sudah ditemukan FDR, maka proses evakuasi menyeluruh saya nyatakan selesai. Masalah puing-puing pesawat saya serahkan kepada pihak Sukhoi,” kata Daryatmo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (31/5/2012).
Langganan:
Postingan (Atom)